Hikmat Jumat.
Oleh: Uztad H. Sholihan
Mengawali nasehat setelah solat jumat, ustadz Sholihan mengatakan bahwa agama inti sarinya adalah nasehat. Karena dengan nasehat seseorang akan termotivasi untuk beribadah, dengan nasehat pula seseorang akan menjahui dari perbuatan yang tidak terpuji.
Dalam nasehatnya dia juga, mengingatkan bahwa Alloh tidak menciptakan manusia dan jin kecuali untuk ibadah. Artinya tugas pokok manusia adalah untuk beribadah, bukan berorientasi kemewahan dan kemegahan duniawi. Dia mengatakan ibadah adalah prioritas dan keduaniannya tidak terlalu dipaksakan.
Karena menurut dia, jika dunia dinomor satukan pada umumnya orang akan lupa pada dua nikmat. Artinya dua nikmat yang mempunyai nilai besar dalam kehidupan manusia. Yaitu badan sehat dan waktu longgar.
Karena jika seseorang memaksimalkan dua nikmat untuk ibadah kepada Alloh, misalnya waktu sehat dan longgar digunakan solat wajib tepat waktu nya, membaca Al-Quran, solat malam, amal sholeh lainnya maka orang tersebut menjadi hamba yang mulya dihadapan Alloh.
Sang ustadz juga membacakan dalil, yang maksudnya Alloh tidak melihat harta, rupa pada hambanya. Alloh hanya melihat hati dan amalan seorang hamba.
Disamping mengupas ibadah wajib dia juga menjelaskan, hikmah bulan Dzulhijjah. Terutama puasa sunah tanggal 9 Dzulhijjah, yang fahalanya diampuni dosa setahun sebelum dan satu tahun sudahnya. Disamping fahala menyembelih kurban.
Sebagai penutup, nasehat jumat dia mengingatkan bahwa niat karena Alloh adalah kunci segalanya ibadah. Maksudnya ibadah apapun harus di niati hanya karena Alloh, semata mencari ridho Alloh. Ibadah yang niat Pamer dan sombong akan sia-sia.
Semoga bermanfaat. Amin.
Driyorejo, 8/7/2022
Oleh: Sarpan Miftahul Huda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar