Minggu, 29 Mei 2022

Catatan Harian

 Tanggal: 30 Mei 2022

Subjek: Assalamu'alaikum, salam sejahtera untuk kita semua.


Salam jumpa dan salam bahagia di hari senin, 30/5/2022.Hari ini saya ingin bercerira tentang banyak hal:


Pertama tentang kesehatan, sehat itu mahal bahkan tidak ada toko jual obat sehat. Artinya jika seseorang sakit berapapun biaya obat, dokter, operasi dll. Bisa dipastikan membayar uang banyak, bahkan karena banyak uang yang dikeluarkan tabungan di ambil, tidak cukup asetpun terjual. Maka jika Tuhan memberi umur panjang rawatlah diri kita dengan sebaik baiknya. Pelihara jasmani dengan telaten, makan cukup, minum cukup, istirahat cukup, berpikir yang positif. Jauhi hal hal yang membuat sakit, misal kebiasaan melek sampai larut malam bahkan sampai pagi, minum manis berkelebihan, merokok, apalagi minum alkohol, apalagi minum obat terlarang. Dan terakir tingkatkan berbuat baik kepada maha pencipta dan sesama manusia dan lingkungan. 

Kedua, melihat fenomena warungkopi yang menjamur dimana mana, ada dampaknya. Terutama dampak negatif, misal menimbulkan suara ramai yang mengganggu lingkungan di malam hari, tempat main judi, tempat pacaran, tempat anak anak usia sekolah begadang, meninggalkan belajar, pemborosan uang, tempat pelajar merokok, bicara tidak sopan dll. 


Ketiga tentang pemerintahan, Jokowi tahun 2024.masa jabatannya selesai berdasarkan UU 22/1999 tentang OTODA kepala negara, kepala daerah cukup dua kali menjabat. Namun para politisi dan golongan tertentu ingin menunda pemilu atau memperpanjang jabatan presiden jokowi, sehingga menjadikan pro dan kontra. Dampaknya mengganggu ketenangan  dan membuat bingung masyarakat. 


Ke empat tentang ekonomi, berdasarkan pengamatan di lapangan tingkat pengangguran masih tinggi. Banyak ditemui orang terkena PHK, banyak perusahaan yang tutup akibat Pandemi cobid 19.dampaknya pengangguran, banyak terjun ke usaha informal misal ke gojek oneline, akibatnya GO-JEK oneline ada sehari pendapatan 15.000 rupiah, bagaimana bisa hidup mereka untuk membeli BBM saja tidak cukup. Memang yang terpukul pandemi tidak hanya Indonesia bahkan seluruh dunia, pada tahun 2020,2021 terparah hampir seluruh dunia. Terasa di Indonesia, di gersik KBD Driyorejo, di bulan Mei hingga Agustus 2021 terparah bukti setiap beberapa jam mendengar dari masjid atau musolla ucapan duka orang meninggal. Bahkan satu makam di Gadung Driyorejo mencapai angka 15 orang pertama hari. Itu Meninggal karena covid.


Ke lima tentang pemerintahan,pelayanan publik makin membaik, walaupun struktur Birokrasi di pemda terutama mebingungkan banyak orang, karena dinas beruh ubah. Bantuan sosial sudah bagus walaupun BLT dan sembako banyak salah sasaran karena pemerintah tidak mengadakan monitoring, terutama di tingkat desa. Pejabat negara masih banyak korupsi, terutama kepala daerah dan perangkatnya. 


Demikian info yang bisa saya bagikan mohon maaf jika ada salah dan khilaf. 

Penulis : Sarpan Perumnas Driyorejo Gresik, pecinta literasi.


Kamis, 19 Mei 2022

Jangan terlena

 Seekor monyet sedang nangkring di pucuk pohon yang tinggi


Dia nggak  sadar sedang diintip 'oleh tiga angin besar. 


1.Angin Topan.

2. Angin Tornado 

3. Angin Bahorok


Tiga angin itu rupanya pada ngomongin, 

siapa yg bisa paling cepet jatuhin si monyet dari pohon yang tinggi.


Angin Topan komentar, " aku bisa jatuhkan monyet 

 perlu waktu 45 detik, " Kata angin topan. 


Angin Tornado tidak mau kalah, " aku butuh waktu 30 detik untuk menjatuhkan si monyet, " Kata tornado. 


Angin Bahorok hanya tersenyum mendengarkan dua temannya topan dan tornado, dia bilang, " Kalau aku butuh waktu 15 detik si monyet pasti tebal, " Sombongnya. 


Akhirnya satu persatu ketiga angin itu maju, untuk menjatuhkan si monyet yang sakti itu. 


Angin  TOPAN duluan, bertindak dia tiup sekencang-kencangnya Rasakan Hai monyet Wuuusss…


Merasa ada angin gede datang, si monyet langsung pegang batang pohon kelapa, Dia pegang sekuat-kuatnya. Beberapa menit lewat, nggak jatuh-jatuh si monyet. Angin Topan pun nyerah.


Giliran Angin  TORNADO.

Wuuusss… Wuuusss…

Dia tiup sekencang-kencangnya. Nggak jatuh juga tuh monyet.

Angin Tornado juga nyerah.


Terakhir, Angin  BAHOROK Lebih kencang lagi dia tiup.

Wuuuss… Wuuuss… Wuuuss… Si monyet malah makin kencang pegangannya.tidak jatuh. 


Ketiga angin gede itu akhirnya ngakuin,

si monyet memang jagoan. Tangguh.

Daya tahannya luar biasa.


Nggak lama, datang si  angin SEPOI-SEPOI. 


Dia bilang mau ikutan jatuhin si monyet. Keinginan itu diketawain sama tiga angin lainnya. Yang gede aja nggak bisa, apalagi yang kecil.


Nggak banyak omong, angin SEPOI-SEPOI..langsung meniup ubun-ubun si monyet. Psssss…


Enak banget.  Adem, Seger..riyep..riyep ..matanya si monyet. Nggak lama ketiduran dia terus lepas lah pegangannya


Alhasil, akhirnya Si Monyetpun Terjatuh dalam nikmatnya Angin Sepoi-Sepoi. 


PESAN MORAL


Boleh jadi ketika kita Diuji dengan  KESUSAHAN


Dicoba dengan PENDERITAAN


Didera *MALAPETAKA*… Kita kuat bahkan lebih kuat dari sebelumnya…


Tapi jika kita diuji dengan *KENIKMATAN… KESENANGAN… KELIMPAHAN… KEKAYAAN... KEKUASAAN...*

Dan..

Kejayaan....


Disinilah *” KEJATUHAN ”* itu terjadi.


Jangan sampai kita terlena…terbuai..


Tetap 

*”Rendah hati”,* 

*“Mawas diri”*, 

*“Sederhana”*, 

*"Berbuat Amal"*

" Hati2 dlm tindakan , perbuatan dan perkataan "



Inilah hikmah  Filosofi ANGIN SEPOI-SEPOI. 


Sarpan Miftahul Huda. 

Tulisan bersumber dari media sosial. 

Mei 2022.


Sabtu, 14 Mei 2022

Makna Seduluran

 MAKNA  SEDULURAN             


Seduluran berangkat bukan karena pangkat dan banyak uang, tapi karena rasa peduli dan ingin memperhatikan. 



Seduluran itu saling menyayangi, bukan ingin menyaingi. 


 Seduluran itu tempat tukar kaweruh, bukan ingin adu argumen. Mengangsu pengetahuan bukan menghardik teman. 


 Seduluran itu media merangkul teman, bukan untuk  memukul dan menjatuhkan teman. 


 Seduluran itu media membina teman, bukan ingin menang sendiri dan tempat menghina teman. 


Seduluran itu tempat diskusi dan curhat, bukan tempat emosi dan debat. 


Seduluran itu tempat mencari solusi, bukan tempat melampiaskan napsu dan emosi. 


 Seduluran itu sangat dibutuhkan setiap orang, tetapi bukan tempat meremehkan dan menjatuhkan teman. 


Seduluran itu tempat saling memberi motivasi, agar hidup tetap semangat. Tetapi bukan tempat melukai teman. 


 Seduluran itu tempat membela kawan, ketika mereka sedang mengalami kesulitan. Bukan tempat  melukai kawan yang sedang kesakitan. 


Terkadang ada dulur  yang pernah mentraktir kita, mereka bukan kelebihan uang. Tetapi karena mereka meletakkan Seduluran melebihi uang.


Terkadang Sedulur tengah malam WA ke kita, mereka bukan karena   pengangguran dan merasa lebih pintar. Tetapi  karena ingat pada seduluran. 


Suatu hari sedulur berusaha mencari tempat tinggal kita, ingin ketemu dan memeluk kita. Mereka bukan ingin dijamu dan bukan ingin di puji. Tetapi mereka ingin tau keadaan kita yang sebenarnya. 


Sedulur terkadang datang tak diundang, mereka bukan ingin mencari pinjaman. Tetapi karena kangen dan rindu yang tak bisa tertahan. 


Suatu Hari mereka mengingatkan kita tentang  nasehat agama , bukan karena mereka merasakan lebih pandai dan lebih Sempurna.Tetapi.... itulah wujud  seduluran. 

               

Suatu saat, kita semua akan 

 Berpisah baik oleh jarak maupun ajal menjemput. Namun ada Sedulur yang terus  mendoakan kita. 


  Suatu saat anak cucu  kita akan bertemu dengan dulur, mereka akan bercerita .Dulu kita pernah menjalin seduluran. 


Seduluran tidak mencari cari kesa

lahan, tetapi  justru menutupi kesalahan kita, itulah makna seduluran. 


Seduluran di dasari hati  yang tulus dan iklas. Bukan karena kita sukses dan banyak uang. 


Sedulur tidak mengenal waktu, tetapi sedulur akan teringat sepanjang hayat masih dikandung badan. 


Seduluran terkadang tidak mulus, pada suatu saat ada tembok penghalang, bisa jadi beda pendapat. Tetapi mereka berhasil menyingkirkan penghalang dan lebih menghargai seduluran dari pada  perbedaan.


Pada suatu hari sebagian teman hanya melihat harta dan kesuksesan kita.Tetapi  Sedulur menanyakan kondisi  kesehatan  kita, maka itulah Seduluran yang sejati. 


 Suatu hari kita   melampiaskan rindu dan canda, tapi ada sedulur yang mengingatkan agar kita tidak pernah meninggalkan 

 kewajiban, itulah yang disebut sedulur. 


Seduluran meskipun  jauh dan jarang ketemu.Tetapi kita masih selalu ingat mereka. Karena kita Seduluran. 

 

Marilah kita rajut tali seduluran, hingga akhir hayat nanti. Amin. 


Gresik Kota Baru Driyorejo, Lebaran 2022.

Di tulis oleh Sarpan Miftahul Huda. Sumber dari medsos yang sudah di rubah.