Jumat, 21 Januari 2022

Bu Ririn Konsultan UMKM

 Pemilik UD Family Food, Sekaligus Konsultan UMKM


Gresik-Sinar Pos. 

Dimasa pemulihan ekonomi era pandemi, UMKM diharapkan menjadi  penyangga perekonomian nasional. Karena dimasa pandemi dampak yang paling terasa antara lain adalah di sektor ekonomi. 


Maka sangat tepat jika pemerintah Kabupaten Gresik,  berusaha membangun ekonomi melalui  UMKM. Gus Yani panggilan akrap bupati Gresik dan Bu Min, selalu menggaungkan UMKM bahkan membina UMKM desa yang hasil produksinya  disiapkan untuk di ekspor. 


Salah satu UMKM yang saat ini sedang naik daun yaitu UD. Family Food yang bertempat di Desa Tenaru Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik. Hari ini, Senin (17/1/2022) awak media berbincang dengan pelaku sekaligus pemilik UMKM UD. Family Food di Desa Tenaru Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik 

yaitu dengan ibu Ririn, dia menceritakan perjalanan usaha yang diawali dengan kecil-kecilan dan sekarang sudah mempekerjakan banyak orang.


" Usaha ini diawali  tahun 2007, saat saya keluar kerja dari pabrik, karena waktunya full sehingga tidak ada waktu untuk keluarga. Maka saya diminta risen oleh suami walaupun waktu itu saya dipercaya untuk memegang pabrik baru. Pada waktu saya menganggur saya ada ide membuat usaha ini", jelas Ririn. 


Awalnya usaha ditangani berdua dengan suami yang juga sebagai guru SMA Negeri Tenaru,  dia mulai kulaan bahan, memproduksi  hingga pengiriman pada konsumen yang dikerjakan berdua dengan suami. 


Seiring dengan perkembangan maka pegawai ditambah berdasarkan kebutuhan, sambil mengikuti proses pesanan. Namun penambahan karyawan  diutamakan dari tetangga. 


Untuk mengembangkan usaha ibu Ririn bekerja sama dengan dinas perikanan, karena bahan dasar Sosis adalah ikan maka harus menggandeng dinas perikanan bahkan mottonya UD ini " Ayo makan ikan agar sehat kuat dan cerdas".


Kerjasama tidak berhenti pada dinas perikanan, tetapi dilanjutkan pada dinas terkait lainnya termasuk disperindag  bahkan sampai kementerian kelautan dan perikanan. 


Karena ini produk makanan maka yang paling penting membutuhkan ijin edar produk dari BPOM," alhamdulillah walaupun menurut banyak UMKM mengatakan mengurus surat ijin sulit, ternyata saya dimudahkan  karena mengikuti prosedur yang ada. 

 " Ucap Ririn. 


Kini UMKM  UD Family Food, sudah makin maju dengan pesat, dulu tempat produksi di dapur karena tidak cukup pindah ke ruang tamu, tidak cukup lagi di kamar tidur pun dijadikan tempat produksi, namun sekarang sudah punya gedung sendiri. Kalau fulu hasil produksinya hanya dijual di sekitar kita, sekarang sudah di kirim keluar kota, ke Mojokerto, Malang, Kediri bahkan sampai Jogja dan Bali. 


Sekarang fasilitasnya sudah lengkap, gedung besar dan megah, yang dilengkapi sarana memadai dan sudah sesuai standar internasional. Para pekerja dan pengunjung harus mengikuti SOP yang berkaku, mulai menggunakan sepatu bot, menggunakan jas, tutup kepala dan mencuci tangan sebelum masuk ketempat produksi. 


Suasana perusahaan yang nyaman, bersih, indah dan yang lebih istimewa karyawan bisa selalu mendengar bacaan murotal Al-Qur an, solat dhuka sebelum kerja, solat lima waktu berjamaah dan siraman rohani. 


"Saya dulu sangat sibuk di pabrik, isinya setiap hari mengejar target dan kerja-kerja. Sekarang tempat usaha saya buat seperti ini, semoga kita berkerja  senang, tentram,damai karena bekerja sambil ibadah. Semoga usaha ini bermanfaat bagi banyak orang, " Tutur Ririn dengan lirih dan penuh hikmat. 


Disamping UD. sekarang sudah maju dan dikembangkan variannya lebih dari 15 varian, manajemennya selalu di perbaiki. Penghematan biaya produksi, mengikuti permintaan pasar, dan menambah menu. Kalau dulu semua bahannya dari ikan laut sekarang ada permintaan baru dari daging ayam. 


Usaha tidak selalu mulus, jatuh dan bangun hal yang biasa di dunia usaha, tapi diambil hikmahnya maka bukan omset yang di kejar tapi penjualan produk secara riil karena UMKM masih usaha menengah sangat perlu biaya operasional dan uang tunai. 


Disamping mengelola UMKM juga ada tugas dari pemerintah untuk menjadi nara sumber sekaligus konsultan UMKM di tingkat propinsi Jawa Timur, "hampir 38 kabupaten dan kota saya pernah datangi, " Tutur Ririn. 


Menurut bu Ririn bantuan pemerintah, mulai dari kecamatan hingga pemkab Gresik cukup bagus, apa lagi Gus Yani dan Bu Min sekarang membina desa yang memproduksi ekspor dan ini sudah berjalan, " Saya siap mendukung program Gus Yani dan Bu Min, jika ada permintaan dari luar negeri produk saya siap untuk di ekspor, " Ucap Ririn.(Spn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar